Perkuat Pelayanan Publik, BBRMP Papua Lakukan Identifikasi dan Evaluasi Penerapan Layanan
Sentani, 9 Februari 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Papua mengikuti Rapat Identifikasi dan Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Publik (SPP). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan publik di sektor pertanian.
Rapat ini dipimpin oleh Biro Organisasi dan Sumber Daya Aparatur (OSDMA) serta dihadiri oleh perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Balai Besar Pengembangan dan Penerapan Modernisasi Pertanian, serta Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) provinsi. Rapat ini bertujuan untuk meninjau kembali standar pelayanan publik seiring dengan transformasi kelembagaan dari Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) menjadi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP).
Upaya peningkatan kualitas layanan tersebut sejalan dengan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tahun 2025 yang mencapai 92,10. Capaian ini menjadi landasan untuk terus melakukan penguatan mutu pelayanan di seluruh unit kerja.
Disampaikan bahwa seluruh balai besar diarahkan untuk melakukan penyusunan dan penyesuaian standar pelayanan publik sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Sebagai tindak lanjut, akan dilaksanakan bimbingan teknis sebagai bentuk pendampingan dalam penyusunan SPP agar selaras dengan standar operasional prosedur (SOP).
BBRMP provinsi juga didorong untuk mengembangkan produk layanan berbasis komoditas dan teknologi lokal yang spesifik wilayah, disesuaikan dengan sarana prasarana dan anggaran yang tersedia. Selain itu, penguatan kemandirian layanan menjadi salah satu fokus, termasuk percepatan akreditasi layanan, khususnya layanan laboratorium, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Rapat ini menegaskan pentingnya transformasi layanan publik yang adaptif dan berkelanjutan guna mendukung program strategis nasional, khususnya swasembada pangan.