Indonesia Paparkan Transformasi Pertanian Digital di Forum ASEAN-China 2026
Nanning, Guangxi, 23 Oktober 2026 — Kementerian Pertanian RI ambil bagian dalam 2026 ASEAN-China Digital Agriculture Forum yang diselenggarakan Foreign Economic Cooperation Center (FECC), Kementerian Pertanian dan Pedesaan (MARA) Tiongkok. Kepala BRMP Papua, Dr. Aser Rouw, tampil sebagai keynote speaker pada sesi pembukaan. Ia hadir bersama Dr. Jin Ke, Direktur Jenderal FECC MARA, Mr. Song Danyang, Wakil Direktur Jenderal Departemen Pasar dan Informatisasi MARA, serta Wakil Wali Kota Nanning, Ms. Yang Yuanyan. Forum juga dihadiri delegasi Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Laos, perwakilan Bank Dunia, serta perwakilan FAO di Tiongkok.
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke 2026 World Expo on Digital Agriculture (WEDA). Di sana dipamerkan berbagai inovasi alat dan mesin pertanian berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk drone dan robotika pertanian. Para delegasi melihat langsung penerapan teknologi cerdas di sepanjang rantai nilai pertanian.
Dalam paparannya, Dr. Aser Rouw menyampaikan peta jalan pertanian digital nasional serta lima inisiatif utama Kementan. Inisiatif pertama adalah platform data terintegrasi IDCP yang terhubung dengan Agriculture War Room. Empat inisiatif lainnya meliputi distribusi alsintan dan drone, pelatihan penyuluh dan petani, smart greenhouse di Polbangtan, serta pelibatan petani milenial melalui Brigade Pangan. Ia juga mendorong kerja sama ASEAN-China di bidang AI dan pertanian presisi, kemitraan bisnis regional, serta pendidikan vokasi.
Kegiatan ditutup dengan diskusi panel yang menghadirkan tujuh pakar. Para panelis berasal dari bidang bioteknologi, pupuk dan pestisida, serta produsen drone pertanian DJI dan XAG. Partisipasi Indonesia dalam forum ini diharapkan membuka peluang kerja sama konkret untuk mempercepat transformasi pertanian digital nasional, termasuk di Tanah Papua.