BRMP Papua Gelar Bimtek Optimalisasi Pelaporan Data LTT untuk Dinas Pertanian Pegunungan Bintang
Jayapura, 8 Oktober 2025 – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pelaporan Data Luas Tambah Tanam selama dua hari, pada 7 hingga 8 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang beserta lima orang stafnya, dan dilaksanakan di Aula BRMP Papua.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BRMP Papua, Aser Rouw, yang dalam sambutannya beliau mengapresiasi motivasi Dinas Pertanian Pegunungan Bintang yang semangat untuk terus belajar serta meningkatkan kemampuannya. Selain itu beliau juga menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia daerah dalam pengelolaan dan pelaporan data pertanian yang akurat dan tepat waktu. Ia juga menekankan bahwa sinergi antara BRMP Papua dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian di wilayah pegunungan. Sementara itu ditempat yang sama, Andreas Yawalka, SP selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang bersama tim menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan BRMP Papua untuk melaksanakan bimtek tersebut
Pada hari pertama, peserta menerima materi tentang Pelaporan Data Luas Tambah Tanam melalui aplikasi SIPDPS dan e-Pusluh, yang disampaikan oleh Septi Wulandari. Materi ini mencakup tata cara penginputan data, validasi, serta pelaporan digital secara berjenjang.
Kemudian pada hari kedua, Merlin K. Rumbarar memberikan pelatihan mengenai Pemetaan lahan secara offline dan online. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga melakukan praktik langsung terkait pemetaan lokasi serta cara mengintegrasikan data lapangan ke dalam sistem digital.
Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan interaktif dengan kombinasi antara teori dan praktik lapangan, sehingga peserta dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan operasional di wilayah masing-masing.
Sebagai penutup kegiatan, tim BRMP Papua menyerahkan bantuan benih padi Inpari 32 sebanyak 10 kg kepada Dinas Pertanian Kabupaten Pegunungan Bintang. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi simbol kolaborasi nyata dalam mendukung peningkatan produksi dan perluasan areal tanam di daerah pegunungan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua terus berkomitmen untuk memperkuat kapasitas daerah dalam penerapan teknologi pertanian modern, sekaligus mendorong optimalisasi pelaporan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.