BRMP Papua Dorong Akselerasi Cetak Sawah dan Penguatan Alsintan di Keerom
Keerom, 26 November 2025 — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua melakukan kegiatan Pengawalan Usulan Alsintan dan Progress Cetak Sawah di Kabupaten Keerom sebagai bagian dari upaya percepatan modernisasi pertanian dan peningkatan produksi pangan daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim BRMP Papua bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Keerom, Ir. Made Hartana.
Pelaksanaan pengawalan alsintan ini bertujuan memastikan bahwa kebutuhan alat dan mesin pertanian telah diakomodasi sesuai dengan rencana luas lahan cetak sawah di Kabupaten Keerom. Dengan pemenuhan alsintan yang tepat, proses pengolahan lahan diharapkan dapat berjalan lebih efisien, efektif, dan menghasilkan dampak optimal di lapangan.
Selain itu, BRMP Papua turut melakukan pemantauan terhadap progres cetak sawah yang menjadi salah satu program strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Penambahan luas baku sawah melalui program ini merupakan langkah penting untuk mendukung target Keerom menjadi sentra produksi pangan, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan petani dan menjadi bagian dari solusi penurunan angka kemiskinan.
Dalam dokumen perencanaan Pemerintah Daerah, Kabupaten Keerom menetapkan rencana cetak sawah seluas 210 ha, tersebar di 13 titik pada 6 kampung, yaitu Ifiafia, Wulukubun, Jaifuri, Arsopura, Saefen 42, dan Intaimelyan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres cetak sawah saat ini masih berada pada tahap land clearing dengan capaian sekitar 11 ha (dua titik), berada di Kampung Ifiafia dan Jaifuri. Beberapa hambatan yang mempengaruhi lambatnya realisasi antara lain kondisi medan Papua yang berat, ketersediaan alat, terutama alat berat yang masih terbatas, serta proses pencairan anggaran yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dan para pelaku pertanian di Keerom dalam mewujudkan modernisasi pertanian. Diharapkan, percepatan pengadaan alsintan dan penyelesaian program cetak sawah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tani di Kabupaten Keerom.