Provinsi Papua Ikut Tampilkan Inovasi Kompos Blok di Penas XVII Gorontalo
Gorontalo, 22 Juni 2026 - Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Provinsi Gorontalo merupakan wadah mempertemukan petani dan nelayan se-Indonesia untuk berbagi inovasi, teknologi, dan memperkuat jejaring pembangunan sektor agromariti. Acara berlangsung tanggal 20 s/d 25 Juni 2026 di Gorontalo. Temu karya menjadi salah satu agenda penting bertukar informasi, pengalaman, inovasi, serta teknologi dalam pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan. Provinsi Papua turut menampilkan inovasi sederhana pembuatan kompos blok di Kegiatan Temu Karya, 21 Juni 2026.
Inovasi sederhana pembuatan kompos blok dicetuskan oleh Kelompok Tani Pelita Jaya Kampung Waibron yang dibawakan oleh Marten L. Nerotow dan Frengky F Tungkoye serta pendamping BRMP Papua dan Dinas Pertanian Kab Jayapura. Melimpahnya bahan baku komplos blok (kotoran ternak, sekam kayu dan limbah organik) di wilayah Papua khususnya Kabupaten Jayapura menjadi potensi yang mendukung keberlanjutan usaha tersebut.
Temu Karya diikuti sekitar 150 peserta dan pendamping dari 18 provinsi yang mempresentasikan karya terbaik hasil seleksi daerah masing-masing, berupa inovasi teknologi tepat guna, praktik unggulan, serta kearifan lokal yang mendukung pengembangan usaha dan swasembada pangan nasional. Pemenang Temu Karya Penas XVII Tahun 2026 telah diumumkan pada 22 Juni 2026, di antaranya Provinsi Jawa Tengah, Banten, Sumatera Utara, Riau, DIY dan Aceh.
Walaupun belum bisa menjadi salah satu kategori pemenang, kontingen Papua (Poktan Pelita Jaya) tetap bersyukur diberikan kesempatan menampilkan inovasi dan turut belajar inovasi dari provinsi lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan petani Papua semakin termotivasi untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan muda, mendorong inovasi agribisnis, serta memperluas jejaring usaha.