Rakor Swasembada Pangan Papua, Satukan Langkah Percepat Produksi Pangan
Sentani (08/09)— Kementerian Pertanian terus memperkuat langkah percepatan pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan di Provinsi Papua melalui koordinasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan melalui Rapat Koordinasi, Evaluasi dan Perencanaan Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Papua Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada 8 September 2026 di Aula BRMP Papua, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi rutin setiap bulan untuk mengevaluasi capaian program pada bulan berjalan, menyusun target dan rencana kerja bulan berikutnya, sekaligus membahas berbagai isu strategis yang dihadapi dalam percepatan swasembada pangan di Papua.
Salah satu fokus utama dalam pertemuan adalah evaluasi capaian Luas Tambah Tanam (LTT) bulan September 2026. Pembahasan LTT menjadi penting dalam melihat perkembangan kegiatan budidaya sekaligus menjadi dasar untuk menentukan langkah percepatan di lapangan.
Kegiatan diawali dengan registrasi, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta doa. Selanjutnya, peserta mengikuti sambutan Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian selaku PJ Prov. Papua serta Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Papua selaku Direktur Wilayah. Agenda kemudian dilanjutkan dengan paparan dan diskusi mengenai target LTT reguler dan luas panen padi.
Tidak berhenti pada pembahasan LTT, rakor juga membahas progres Brigade Pangan untuk cetak sawah, progres perbenihan, serta kegiatan SID CSR. Rangkaian pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan dan dukungan berbagai komponen dalam mewujudkan peningkatan produksi pangan di Papua.
Rakor diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, BWS Papua, BPS Papua, unsur TNI, dan Bulog Papua. Keterlibatan berbagai instansi tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program swasembada pangan berkelanjutan.
Melalui rakor ini, koordinasi diharapkan semakin solid sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti. Evaluasi capaian juga diharapkan mampu menghasilkan strategi yang lebih tepat dalam meningkatkan luas tanam, luas panen, pengembangan lahan, serta dukungan perbenihan dan program pangan lainnya.
Swasembada pangan Papua membutuhkan kerja bersama. Dengan koordinasi yang konsisten, sinergi lintas sektor, dan langkah nyata di lapangan, Papua terus bergerak menuju pangan yang lebih mandiri, kuat, dan berkelanjutan.