Monitoring Perbenihan BRMP Papua di Kabupaten Jayapura
Kabupaten Jayapura, 26 Agustus 2025 - Tim BRMP Papua melaksanakan kegiatan monitoring perbenihan padi di Kabupaten Jayapura. Monitoring ini dilaksanakan guna memastikan bahwa perbanyakan benih padi dilaksanakan dengan baik dan sesuai standar mutu yang ditetapkan. Varietas yang dikembangkan antara lain Situ Bagendit dan Inpago 13 Fortiz. Distrik Nimbokrang mengembangkan varietas Inpago 13 Fortiz sedangkan Situ Bagendit dikembangkan di Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura.
Berdasarkan karakteristik varietas, Inpago 13 Fortiz merupakan padi lahan kering yang memiliki keunggulan khusus yaitu memiliki kandungan Zinc 34 ppm pada beras pecah kulit dan kandungan protein 9.83% yang lebih tinggi dari protein beras pada umumnya. Sedangkan Situ Bagendit toleran kekeringan, tahan blas, tungro, dan hawar daun bakteri. Varietas yang dikembangkan cocok dengan kondisi lahan sawah Papua yang sebagian besar merupakan lahan tadah hujan.
Saat ini, varietas yang dikembangkan berumur 55 HST dengan perkiraan panen perbenihan pada bulan November 2025. Target produksi perbenihan Kabupaten Jayapura sebesar 3,5 ton. Hasil perbanyakan benih padi yang berkualitas tinggi akan sangat bermanfaat dalam peningkatan produktivitas padi di Papua dan sekitarnya.