Keluarga Besar BRMP Papua Menyelenggarakan Ibadah Natal 2025
Kamis, 18 Desember. Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua menyelenggarakan Ibadah Perayaan Natal Tahun 2025 dengan mengusung tema“Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) , sebagai wujud ungkapan syukur serta penguatan iman dan kebersamaan seluruh keluarga besar BRMP Papua. Kegiatan ini diikuti oleh Ka.Balai BRMP Papua, pegawai, para undangan dari rekan kerja yang ada di BRIN serta keluarga purna tugas BRMP Papua. Acara berlangsung dalam suasana khidmat, penuh sukacita, dan kebersamaan.
Perayaan Natal diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh pelayan firman Dr.Aser Rouw, S.P, M.Si. Melalui firman Tuhan yang disampaikan, seluruh peserta diajak untuk merefleksikan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai sumber kasih, damai, dan harapan, serta mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Dalam sambutannya, Kepala BRMP Papua menyampaikan bahwa perayaan Natal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kekeluargaan, toleransi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Tema nasional Natal Tahun 2025 diharapkan dapat menjadi pedoman moral dan spiritual bagi seluruh pegawai dalam meningkatkan integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat.
Perayaan Natal BRMP Papua Tahun 2025 juga diisi dengan puji-pujian, doa bersama, serta mempererat kebersamaan antarpegawai yang mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan. Suasana penuh sukacita ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keharmonisan, saling menghargai, dan bekerja sama dalam mendukung pelaksanaan tugas BRMP Papua.
Melalui perayaan Natal ini, BRMP Papua berharap semangat kasih dan damai Natal dapat terus terpelihara dan menjadi landasan dalam mewujudkan kinerja organisasi yang semakin baik, serta berkontribusi positif bagi pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan di Tanah Papua.