BRMP Papua Inventarisasi Lokasi PM-AAS di Namblong, Petakan Kesiapan Lahan dan Benih
Jayapura, 16 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua melaksanakan inventarisasi lokasi Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kampung Karya Bumi, Distrik Namblong, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (16/9).
Kegiatan melibatkan tim BRMP Papua, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Jayapura, dan petani setempat untuk memetakan kesiapan lahan, kondisi pertanaman, serta kebutuhan pendampingan.
Pada lokasi pertama, lahan seluas 1,5 hektare milik Kelompok Tani Rukun Makaryo telah ditanami varietas Inpari 49 Jembar dan sudah memasuki 57 HST. Saat turun lapang, petani tengah melakukan penyemprotan untuk pengendalian hama. Kondisi cuaca dan kelembapan di bawah tanaman menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pengendalian hama. Perawatan tanaman juga mencakup penggunaan herbisida pratumbuh dan purnatumbuh.
Lokasi kedua yang masih berada dalam Kelompok Tani Rukun Makaryo memiliki luasan 1,5 hektar dan direncanakan mulai ditanami pada 23 September 2026.
Pada lokasi ketiga, Kelompok Tani Sumber Rejeki mencakup empat titik lahan dengan total luasan 5 hektar. Satu titik seluas 1,5 hektar sedang dalam proses pengolahan, satu titik seluas 1,5 hektar telah dibajak dan menunggu perataan serta ketersediaan air, sementara dua titik masing-masing seluas 1 hektar telah dibabat sebagai tahap awal pembukaan lahan. Kendala utama di lokasi ini adalah ketersediaan benih, kecuali pada salah satu lahan seluas 1,5 hektar yang akan menggunakan varietas Inpari 49 Jembar. Seluruh titik ditargetkan mulai ditanami pada akhir September.
Selain itu, BRMP Papua menginventarisasi lahan Kelompok Tani Rimba Jaya seluas 1 hektare dengan target tanam pada akhir September. Namun, lokasi ini juga menghadapi kendala ketersediaan benih.
Inventarisasi ini menjadi bagian dari upaya BRMP Papua memantau kesiapan lokasi PM-AAS sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pendampingan petani.