BRMP Papua Ikuti Sosialisasi Evaluasi PPID 2026, Upaya Perkuat Keterbukaan Informasi
Jayapura, 5 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua mengikuti Sosialisasi dan Kick Off Evaluasi Pengelolaan Layanan Informasi Publik (PPID) serta Workshop Penyusunan SOP Manajemen Isu Kementerian Pertanian yang diselenggarakan secara hybrid. Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan evaluasi PPID Tahun 2026 dengan target seluruh PPID di lingkungan Kementerian Pertanian meraih predikat Informatif (100%) melalui program PPID 360 Derajat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, drh. Moch. Arief Cahyono, M.Si. yang menyampaikan arahan sekaligus melakukan kick off Evaluasi Pengelolaan Layanan Informasi Publik. Selanjutnya, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme evaluasi PPID dan pengisian kuesioner oleh PPID Utama, sebagai bagian dari persiapan penilaian keterbukaan informasi publik tahun 2026.
Pada sesi berikutnya, Fahd Pahdepie, Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Badan Komunikasi Pemerintah RI, menyampaikan materi mengenai Manajemen dan Penanganan Isu Swasembada Pangan Berkelanjutan di Tengah Tantangan El Niño. Materi tersebut menekankan pentingnya penyampaian informasi yang berbasis data, responsif terhadap isu, serta mampu membangun kepercayaan publik melalui strategi komunikasi yang efektif.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Simulasi Penanganan Isu Negatif dan Diskusi yang dipandu oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik, dilanjutkan Workshop Penyusunan SOP Manajemen Isu oleh Biro Komunikasi dan Layanan Informasi sebagai bekal bagi seluruh PPID pelaksana dalam menghadapi dinamika komunikasi publik secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan layanan informasi publik, memperkuat koordinasi internal, serta mendukung terwujudnya keterbukaan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan informatif di lingkungan Kementerian Pertanian.