Produksi Benih Sumber Kakao, BRMP Papua Sambung Entres BB01 di Yapsi
Jayapura, 31 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua melaksanakan kegiatan penyambungan entres dalam rangka produksi benih sumber kakao di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama BRMP Papua dengan Gapoktan Nawa Tunas Baru. Pada agenda hari ini, tim melakukan penyambungan entres klon benih sumber kakao BB01 yang berasal dari Luwu Utara.
Bibit kakao batang bawah varietas F1 Landak Hibrida tercatat telah berumur 125 hari setelah tanam (HST) per 31 Agustus 2026. Sebelumnya, bibit telah dipersiapkan untuk mendukung proses penyambungan.
Entres BB01 memiliki karakteristik buah dengan ukuran biji yang besar. Dalam kondisi tertentu, satu hingga dua buah dapat mencapai berat hingga sekitar 10 kilogram. Selain itu, entres pejantan BB01 dinilai memiliki potensi yang baik untuk proses penyerbukan manual, dengan tingkat keberhasilan pembentukan buah yang dapat mencapai sekitar 80 persen.
Meski memiliki kerentanan terhadap penyakit tertentu, entres BB01 yang dikembangkan di lokasi kegiatan sejauh ini masih mampu bertahan dengan baik. Proses penyambungan dilakukan pada saat tanaman berada dalam kondisi pertumbuhan daun yang sesuai untuk mendukung keberhasilan sambungan.
Melalui kegiatan produksi benih sumber kakao ini, BRMP Papua bersama Gapoktan Nawa Tunas Baru terus melakukan penerapan teknologi perbenihan sebagai bagian dari upaya menghasilkan bahan tanam kakao yang berkualitas dan sesuai dengan kondisi pengembangan di wilayah Papua.