Monitoring Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Distrik Yapsi
Jayapura, 20 Mei 2026 - BRMP Papua mendukung peremajaan tanaman kakao melalui kegiatan produksi benih sumber kakao sebanyak 3.000 bibit. Kegiatan dilaksanakan kerjasama dengan Gapoktan Nawa Tunas Baru Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura. Untuk memastikan produksi benih sumber, Kepala BRMP Papua sekaligus Direktur Wilayah Papua, Dr. Aser Rouw, SP., M.Si melaksanakan monitoring progress produksi benih sumber kakao.
Bibit kakao batang bawah (F1 Landak Hibrida) sudah mulai tumbuh dengan umur 22 HST. Ketinggian bibit berkisar antara 8 hingga 15 cm. Penyediaan bibit batang bawah yang berkualitas akan turut menentukan keberhasilan sambung pucuk. Pemeliharaan batang bawah mulai dari penyulaman, penyiraman, pemupukan, dan penyiangan agar pertumbuhan bibit kuat.
Pada kesempatan ini, beliau didampingi Kusnan (Gapoktan Nawa Tunas Baru) meninjau kebun kakao petani kakao Distrik Yapsi yang ± 40% sudah dilakukan pemeliharaan dan sambung pucuk dengan klon yang produksinya tinggi.
“Pemeliharaan intensif dan perlakuan grafting pada kakao mampu meningkatkan produksi buah kakao”, imbuh Kepala BRMP Papua. Produksi benih sumber kakao ini diharapkan menjadi peluang meningkatkan kualitas kakao khususnya di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.