Kepala BRMP Papua: Penyuluh Harus Adaptif Hadapi Dinamika Pembangunan Pertanian
Sentani, 5 Maret 2026 – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua, Dr. Aser Rouw, SP., M.Si, menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi bagi penyuluh pertanian dalam menghadapi dinamika pembangunan pertanian yang terus berkembang.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada 60 penyuluh pertanian Kabupaten Keerom dalam kegiatan pertemuan dan penguatan kapasitas penyuluh yang berlangsung di Aula BRMP Papua.
Menurutnya, berbagai perubahan kebijakan maupun program pembangunan pertanian merupakan bagian dari dinamika yang perlu dihadapi dengan kesiapan dan kemampuan menyesuaikan diri.
“Setiap perubahan pasti ada dinamika, konsekuensi, dan penyesuaian. Penyesuaian bukan berarti menghentikan yang sudah berjalan sebelumnya, tetapi tetap melanjutkannya sambil menyesuaikan diri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kompetensi yang paling penting dalam menghadapi perubahan adalah kemampuan untuk adaptif sehingga penyuluh dapat terus menjalankan perannya secara optimal.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Papua juga mengingatkan kembali peran strategis penyuluh sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyampaikan kondisi di lapangan sekaligus menyalurkan informasi dan kebijakan kepada petani. Selain itu, penyuluh juga merupakan agen perubahan yang mendorong transformasi pola pikir petani menuju praktik pertanian yang lebih modern.
“Peran penyuluh memang tidak ringan, tetapi jalankan dengan penuh semangat dan suka cita. Kita semua punya tugas yang sama untuk memajukan pertanian,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada penyuluh Kabupaten Keerom yang dinilai cukup aktif dalam melakukan pelaporan, menjalankan tugas di wilayah binaannya serta terus mendampingi petani dalam kegiatan pertanian di lapangan.