Mandiri Benih Tumbuh di Muara Tami, Harapan Baru Petani
Jayapura, 21 April 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua terus memperkuat sektor pertanian di wilayah timur Indonesia melalui kegiatan verifikasi dan validasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) serta penetapan lokasi mandiri benih seluas 10 hektare di Desa Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Kegiatan pengembangan benih padi dilaksanakan secara terencana guna mendorong kemandirian petani dalam penyediaan benih unggul. Lahan pertanian di Muara Tami dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan benih padi karena kondisi agroklimat yang mendukung serta ketersediaan lahan yang cukup luas. Oleh karena itu, kawasan ini ditetapkan sebagai salah satu lokasi mandiri benih untuk mendukung kebutuhan benih di wilayah Jayapura dan sekitarnya.
Selain penyiapan lahan, petani juga akan mendapatkan pendampingan teknis mulai dari penggunaan varietas unggul, teknik budidaya modern, hingga pengelolaan pascapanen. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi benih padi yang dihasilkan.
Tim verval BRMP Papua menyampaikan bahwa pengembangan benih padi di Muara Tami menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan benih dari luar daerah. “Dengan adanya lokasi mandiri benih, petani dapat lebih mandiri dan biaya produksi dapat ditekan,” ujarnya.
Ke depan, Distrik Muara Tami diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan benih padi unggul di Papua, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Jayapura.