BRMP Papua Libatkan Masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan
Sentani, 21 Oktober 2025 – Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan Publik (SPP) yang bertempat di Aula BRMP Papua. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, di mana jajaran BRMP Papua turut hadir secara daring.
Forum ini merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam penyusunan dan penyempurnaan standar layanan publik.
FKP dibuka oleh Kepala Balai Besar Pengembangangan dan Penerapan Modernisasi Pertanian yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelaksanaan pelayanan publik yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga mendorong seluruh satuan kerja di bawah Kementerian Pertanian untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan melalui keterbukaan dan partisipasi publik.
Turut hadir Kepala Bagian Umum Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian yang dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa FKP ini merupakan bentuk transparansi dan kesempatan bagi publik untuk memberikan masukan, sehingga layanan di lingkungan BRMP Papua dapat terus disempurnakan. “Kita tidak boleh anti terhadap koreksi. Justru dari masukan masyarakat, kita bisa meningkatkan kualitas layanan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan pemaparan materi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) yang memberikan arahan mengenai penyusunan dan implementasi Standar Pelayanan Publik sesuai ketentuan nasional.
Dalam kesempatan ini juga, khususnya di internal BRMP Papua, Kepala BRMP Papua menyampaikan bahwa agenda ini memiliki arti penting bagi layanan BRMP Papua karena setiap penerima layanan harus merasa puas dengan layanan yang diberikan, baik dalam bentuk layanan administrasi, barang, maupun jasa. Menurutnya, kepuasan masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik yang baik dan profesional.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua berupaya menghimpun masukan, pandangan, dan rekomendasi dari berbagai pihak untuk memastikan kualitas layanan yang transparan, akuntabel, serta sesuai kebutuhan masyarakat.
Forum ini dihadiri oleh unsur penyelenggara layanan BRMP Papua, petani dan penyuluh lapangan (PPL) sebagai pengguna layanan, BPSB TPH Provinsi Papua sebagai mitra teknis, akademisi dari STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura, serta Kepala Kampung Maribu sebagai perwakilan masyarakat. Sesi utama forum membahas rancangan Standar Pelayanan Publik BRMP yang mencakup empat jenis layanan, yaitu 1) Pendampingan, penerapan, dan diseminasi teknologi pertanian modern; 2) Penilaian kesesuaian melalui layanan laboratorium; 3) Penyediaan benih dan bibit sumber spesifik lokasi; 4) Layanan pendukung seperti praktik kerja lapangan, pemanfaatan sarana prasarana, dan layanan informasi publik.
Berbagai masukan dan saran konstruktif disampaikan oleh peserta selama forum berlangsung. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara hasil Forum Konsultasi Publik oleh perwakilan BRMP Papua, stakeholder, pengguna layanan, dan organisasi masyarakat sipil.
Hasil FKP ini akan menjadi dasar bagi penetapan dan pelaksanaan Standar Pelayanan Publik BRMP Papua. Melalui kegiatan ini, BRMP Papua menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan visi Kementerian Pertanian dalam mewujudkan pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat serta mendukung transformasi pertanian modern di wilayah Papua.