BRMP Papua Bersama BPSB Monitoring Fase Generatif Calon Benih Sumber Padi di Keerom
Keerom, 31 Juli 2026 — Dalam upaya mengawal mutu dan ketersediaan benih unggul, Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua bersama Tim Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Papua melaksanakan kegiatan monitoring lapangan pada Jumat (31/07/2026). Monitoring berfokus pada pertanaman Produksi Benih Sumber Padi Varietas Inpari 42 yang berlokasi di Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom.
Dalam peninjauan ini, tim juga menggelar diskusi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat guna mengevaluasi perkembangan tanaman yang kini telah memasuki usia 79 Hari Setelah Tanam (HST). Tanaman padi berada pada fase generatif (pengisian bulir) dengan kondisi tajuk yang seragam, daun bendera tetap hijau segar, dan bulir yang mulai menguning merata.
Pada monitoring yang telah dilaksanakan pada 8 Juli 2026, sempat teridentifikasi adanya serangan hama penggulung daun dan wereng di beberapa titik pertanaman. Kendati populasi hama masih berada di bawah ambang kendali, langkah antisipatif berupa tindakan pengendalian telah berhasil dilakukan sehingga pertanaman kini pulih dengan baik.
Sesi diskusi tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan sistem pengairan secara presisi selama masa pertanaman. Manajemen air yang teratur sangat menentukan keoptimalan pengisian bulir padi, yang kemudian dilanjutkan dengan pengeringan lahan beberapa hari menjelang panen agar proses pematangan benih berjalan merata.