• Jl. Yahim No.49, Sentani, Kabupaten Jayapura
  • (0967) 592179 / 082190901393
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Prosiding
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
1272 dilihat       02 September 2025

BPS: Kesejahteraan Petani Meningkat Bulan Agustus 2025

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyambut baik capaian sektor pertanian yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2025 terhitung naik mencapai 123,27 atau meningkat 0,76% dibandingkan Juli 2025 yang sebesar 122,64.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan kenaikan NTP didorong oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,84%, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya 0,08%.

Adapun beberap komoditas utama pendorong meningkatnya harga yang diterima petani adalah gabah, jagung, kelapa sawit, dan bawang merah.

Pudji menambahkan jika dilihat lebih rinci, subsektor tanaman pangan mencatat kenaikan NTP tertinggi dengan 2,40%, diikuti subsektor tanaman perkebunan rakyat yang naik 1,24%, serta subsektor perikanan yang meningkat 0,78%.

"NTP menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi," ujar Pudji dalam keterangan tertulis, Selasa (2/9/2025).

Dari 38 provinsi, sebanyak 26 provinsi tercatat mengalami kenaikan NTP. Provinsi Bengkulu menjadi daerah dengan kenaikan tertinggi sebesar 3,89%, didorong lonjakan subsektor perkebunan rakyat, khususnya komoditas kelapa sawit yang naik hingga 7,29%.

Menanggapi kabar tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan optimisme tren positif ini menjadi sinyal kuat bagi ketahanan pangan nasional.

"Kenaikan NTP menunjukkan bahwa daya beli petani terus membaik. Angka tersebut menandakan petani memiliki surplus, di mana nilai produksi yang diterima lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan," ungkap Amran.

Amran menambahkan keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan. Program-program strategis Kementan mulai dari percepatan tanam dan panen raya di berbagai daerah, penyediaan pupuk bersubsidi, penguatan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pemanfaatan benih unggul dan mekanisasi pertanian, menjadi faktor pendorong meningkatnya produktivitas sekaligus daya saing petani.

Dengan NTP yang terus menguat, petani tidak hanya berperan sebagai produsen pangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi nasional.

"Kementan akan terus memastikan setiap rupiah hasil panen yang diterima petani memberikan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan mereka," tegas Amran.

Amran menegaskan peningkatan NTP adalah bukti petani Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga semakin percaya diri menghadapi musim tanam selanjutnya.

"Kami akan terus menjaga tren positif ini. Inilah misi besar Kementan untuk mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup petani Indonesia," tutupnya.

Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8091939/bps-kesejahteraan-petani-meningkat-bulan-agustus-2025

Prev Next

- Berliana


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Papua Ikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Secara Virtual
    07 Jan 2026 - By Berliana
  • Thumb
    Apel Perdana 2026 Tandai Bergabungnya Penyuluh Pertanian di BRMP Papua
    05 Jan 2026 - By Berliana
  • Thumb
    Komitmen Transparansi, BRMP Papua Ikuti Rakor Kehumasan dan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik
    22 Des 2025 - By Berliana
  • Thumb
    BRMP Papua Selenggarakan Rapat Umum Tahun 2025
    19 Des 2025 - By Robert Mangisi Limbong
  • Thumb
    Keluarga Besar BRMP Papua Menyelenggarakan Ibadah Natal 2025
    19 Des 2025 - By Robert Mangisi Limbong

tags

Andi Amran Sulaiman Kementerian Pertanian Menteri Pertanian Petani

Kontak

(0967) 592179 / 082190901393
(0967) 592179
[email protected]

Jl. Yahim No.49 Dobonsolo, Kec. Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, Indonesia

Kode Pos 99352

Website : papua.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua. All Right Reserved