PM-AAS Papua: Dongkrak Kualitas Padi Inpari 42 Lewat Drone & Silika
Jayapura, 15 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua melaksanakan Pemupukan Silika Tahap II dalam rangka Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di lahan sawah Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penerapan teknologi modern dalam budidaya padi guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Papua.
Kegiatan dihadiri oleh Direktur Wilayah Papua sekaligus Kepala BRMP Papua, tim teknis BRMP Papua, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat, serta petani peserta Program PM-AAS. Tanaman padi yang dibudidayakan merupakan varietas Inpari 42 yang saat ini berusia 35 HST dan masih berada pada fase vegetatif akhir menuju pembentukan malai (fase reproduksi).
Pemupukan silika tahap II bertujuan untuk memperkuat batang dan jaringan tanaman sehingga lebih tahan terhadap rebah, meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit, serta membantu tanaman beradaptasi terhadap kondisi cuaca yang kurang mendukung. Melalui aplikasi silika yang tepat, diharapkan pertumbuhan tanaman menjadi lebih sehat, kokoh, dan optimal sehingga dapat mendukung peningkatan hasil panen.
Pelaksanaan pemupukan dilakukan menggunakan drone pertanian dengan dosis 1 liter per hektare. Penggunaan drone pada kegiatan ini membantu mempercepat proses aplikasi pupuk di lahan serta mendukung pelaksanaan pemupukan secara lebih efisien.
Selain pemupukan silika, tim BRMP Papua bersama PPL dan petani juga melakukan monitoring kondisi pertanaman melalui pengecekan Bagan Warna Daun (BWD), pengamatan gulma, serta pemeriksaan kondisi air di areal persawahan. Hasil pengamatan menggunakan BWD menunjukkan daun berwarna hijau merata dan termasuk dalam skala 4. Hal ini mengindikasikan bahwa status nitrogen tanaman masih dalam kategori cukup dan belum menunjukkan gejala kekurangan N yang serius.
Kegiatan monitoring juga dilakukan sebagai bagian dari pendampingan budidaya untuk memperoleh informasi kondisi tanaman di lapangan sehingga langkah pengelolaan pertanaman dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Melalui kegiatan ini, BRMP Papua terus mendorong penerapan teknologi pertanian modern melalui Program PM-AAS dengan melibatkan penyuluh dan petani dalam setiap tahapan budidaya. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan pertanaman yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam upaya meningkatkan produktivitas padi di Papua.