Gerakan Tanam PM-AAS Papua Menuju 425 Hektare Dimulai dari Koya Timur
Jayapura, 30 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua turut melaksanakan Gerakan Tanam Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) Papua menuju 425 hektare yang dilaksanakan di Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Kegiatan tanam serentak tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penerapan pertanian modern di Papua, dengan pelaksanaan pada lahan seluas 0,5 hektare menggunakan varietas padi Inpari 42.
Kegiatan dihadiri Direktur Wilayah Papua, tim BRMP Papua, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kota Jayapura, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota dan Kabupaten Jayapura, petani setempat, serta mahasiswa magang Polbangtan Manokwari. Sebelum pelaksanaan tanam bersama, Direktur Wilayah Papua, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si,menyampaikan arahan mengenai pentingnya penerapan PM-AAS sebagai pendekatan pertanian yang mengintegrasikan teknologi, mekanisasi, sumber daya manusia, serta pengelolaan budidaya secara lebih efektif dan terukur untuk mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.
Penerapan PM-AAS pada kegiatan ini ditunjukkan melalui penggunaan drumseeder dengan metode tanam benih langsung (tabela). Penggunaan mekanisasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan pertanian modern yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses budidaya, terutama dalam penggunaan tenaga kerja dan waktu tanam, sekaligus mendorong penerapan teknologi yang lebih efektif dalam pengelolaan usaha tani.
Gerakan Tanam PM-AAS Papua menuju 425 hektare menjadi langkah kolaboratif dalam mempercepat pengembangan pertanian modern di Papua. Melalui sinergi berbagai pihak terkait, penerapan teknologi dan mekanisasi diharapkan semakin berkembang serta mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efisien, produktif, terukur, dan berkelanjutan di Papua.