Dirwil Papua Dampingi Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Tinjau Kondisi Sawah Petani di Merauke
Merauke, 30 Mei 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua mendampingi kunjungan kerja Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Hermanto, M.P., dalam peninjauan lahan sawah petani di Kabupaten Merauke pada 30 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Wilayah Papua, Dr. Aser Rouw, SP, M.Si, turut mendampingi Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian bersama Dandim 1707/Merauke, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Kabupaten Merauke beserta jajaran, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta petani setempat.
Rombongan melakukan pemantauan langsung di tiga lokasi sawah petani, yakni Kampung Yasamulya SP2 dan Kampung Waninggap Miraf SP5 di Distrik Tanah Miring, serta Kampung Sidomulyo di Distrik Semangga. Kunjungan lapangan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas adanya informasi terkait penurunan produksi padi di sejumlah lahan pertanian di Merauke.
Melalui peninjauan langsung tersebut, Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah, penyuluh, dan petani memastikan kondisi aktual pertanaman padi sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi hasil produksi di lapangan.
Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat penurunan produksi di beberapa titik. Namun, kondisi tersebut masih terkendali, tidak signifikan, dan tidak menyebabkan puso atau kegagalan panen. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem, curah hujan tinggi, serta adanya serangan hama yang masih berada dalam batas kendali petani.
Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Ir. Hermanto, M.P., menekankan pentingnya konsolidasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pengendalian hama dan menjaga produktivitas padi. Menurutnya, serangan hama tidak sepenuhnya dapat dihindari, tetapi dapat dikendalikan agar tidak berkembang menjadi ledakan yang berdampak luas terhadap produksi petani.
Pengendalian hama dan penyakit tanaman perlu dilakukan secara terpadu melalui kekompakan antara petani, penyuluh, dinas teknis, serta seluruh pemangku kepentingan terkait. Dengan kolaborasi tersebut, produktivitas padi di Merauke diharapkan tetap terjaga dan ketahanan pangan di wilayah Papua dapat terus diperkuat.
Melalui pendampingan ini, BRMP Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sektor pertanian melalui penerapan modernisasi pertanian, pengawalan teknologi, serta kolaborasi berkelanjutan bersama seluruh pihak dalam menghadapi tantangan produksi pangan di lapangan.