Brigade Pangan “Bendung Tami” Resmi Dikukuhkan, Jadi Pelopor Gerakan Pertanian Modern di Papua
Jayapura, 5 Mei 2026 – Semangat baru pertanian modern mulai tumbuh di Kota Jayapura. Brigade Pangan (BP) “Bendung Tami” resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muara Tami, Selasa (5/5). Pengukuhan ini menjadi langkah awal penguatan gerakan pertanian modern sekaligus dukungan nyata menuju swasembada pangan di Papua.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Gerardus Ikanubun, perwakilan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua, perwakilan Lurah Muara Tami, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Muara Tami. Dan juga dihadiri oleh 6 orang mahasiswa Polbangtan Manokwari.
Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Brigade Pangan “Bendung Tami”, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengukuhan sebagai tanda resmi terbentuknya Brigade Pangan tersebut.
Dalam kesempatan itu, tim BRMP Papua melalui Ghalih Priyo Dominanto (Pendamping BP 2024) memperkenalkan peran dan fungsi Brigade Pangan kepada seluruh peserta. Dijelaskan bahwa Brigade Pangan memiliki tugas penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP), mempercepat penerapan pertanian modern, serta mengembangkan skema bisnis pertanian yang berkelanjutan.
“Brigade Pangan bukan hanya kelompok tani biasa, tetapi menjadi motor penggerak pertanian modern yang produktif dan berorientasi bisnis,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Gerardus Ikanubun, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh anggota Brigade Pangan agar mampu menjadi contoh bagi wilayah lain di Papua.
Ia menegaskan bahwa Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada beras, sekaligus menjadi bagian penting dalam kemajuan sektor pertanian di Kota Jayapura.
“Brigade Pangan Bendung Tami harus menjadi pionir gerakan Brigade Pangan di Papua. Ini langkah awal yang baik untuk membangun pertanian yang lebih maju, modern, dan mandiri,” ujarnya.
Dengan dikukuhkannya Brigade Pangan “Bendung Tami”, diharapkan lahir semangat kolaborasi baru antara pemerintah, penyuluh, dan petani dalam mendorong transformasi pertanian modern di Papua.